Berita Paris Menguji Nicotine Patch
Read Time:1 Minute, 27 Second

Beritatipz – Berita ini datang dari sejumlah Ilmuan Prancis berencana untuk menguji nicotine patch atau plester ‘koyo’ nikotin kepada penderita virus corona serta petugas kesehatan setempat, dikarenakan sebuah penelitian menunjukkan perokok memiliki risiko rendah tertular virus.

Diberitakan penelitian di sebuah rumah sakit besar di Paris menunjukkan bahwa zat yang terdapat dalam tembakau dan biasa kita kenal dengan nama nikotin ini, dapat menghentikan pasien tertular dari virus corona atau Covid-19.

Dan saat ini dibeberapa lokasi, para peneliti tengah berupaya agar temuan tersebut diuji coba langsung kepada pasien dan petugas kesehatan setempat.

Berita Paris Menguji Nicotine Patch

Akan tetapi, hingga kini berita uji klinis tersebut masih menunggu persetujuan dari otoritas kesehatan negara.

Namun demikian, sejumlah ilmuan tersebut bersikeras bahwa mereka tidak mengimbau masyarakat nya untuk merokok, yang telah membawa risiko fatal.

Berita terbaru dari tim di rumah sakit Pitie-Salpetriere (Paris) memberitakan 480 pasien yang dinyatakan positif corona, 350 di antaranya dirawat di rumah sakit sementara sisanya memiliki gejala yang tidak serius dan diizinkan untuk kembali rawat rumah.

Dan dari hasil berita penelitian tersebut, ditemukan bahwa dari mereka yang ada di rumah sakit, rata-rata berusia 65 tahun dan 4,4 persen di antaranya adalah perokok. Adapun, yang dipulangkan rata-rata berusia 45 tahun dan 5,3 persennya merokok.

Mempertimbangkan usia pasien, para peneliti menemukan jumlah perokok jauh lebih rendah daripada populasi umum yang diperkirakan oleh otoritas kesehatan Prancis.

Jean Pierre Changeux, ahli neurologi yang meninjau penelitian ini menyarankan nikotin kemungkinan besar dapat menghentikan pertumbuhan virus untuk mencapai sel-sel dalam tubuh, sehingga bisa mencegah penyebaran infeksi.

Pendapatnya, nikotin dapat mengurangi reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh yang telah ditemukan pada kasus infeksi Covid-19 yang paling parah.

Kendati begitu, berita temuan ini masih harus diverifikasi dalam studi klinis yang tengah diajukan kepada otoritas kesehatan Prancis.

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %