Berita pasangan back terbaik

Beritatipz – Memang benar posisi penyerang selalu menjadi sorotan di dunia olahraga persepak bolaan. Mereka mendapatkan ketenaran melalui gol-gol yang di ciptakan. Semakin banyak gol yang tercipta, posisi seorang penyerang akan menjadi perhatian lebih dibandingkan posisi lain nya.

Seperti posisi yang penting lain nya tersingkirkan dari sorotan publik seperti pemain tengah, dan deretan pemain belakang. Walaupun kita semua tau dalam sebuah tim mempunyai posisi penting masing-masing untuk sebuah kesuksesan tim tersebut.

Peranan pemain belakang bisa berbeda-beda, karena tergantung karakter si pelatih dan taktik yang akan di terapkan.

Ada yang beberapa pelatih meminta pemain sayap belakang untuk fokus menjaga daerah pertahanan saja, atau lebih fokus di pertahanan saja memposisikan nya tidak terlalu depan.

Namum ada juga pelatih yang mendorong pemain sayap belakang untuk membantu menusuk dan mengawasi skema serang balik yang cepat.
Terkadang ada juga pemain yang naik turun di pinggir lapangan tanpa kenal lelah untuk menjaga daerah pertahanan sekaligus membantu membuka serangan.

Sepanjang sejarah olahraga persepak bolaan sampai saat ini telah tercatat beberapa pasangan pemain belakang terbaik dan kokoh dalam bertahan dan mahir membantu serangan.

Baca Juga: Pemain yang masuk ke Bursa Free Transfer.

5. Andrew Robertson & Trent Alexander Arnold ( Liverpool )

Kesuksesan Liverpool dalam beberapa musim terakhir ini tak lepas dari taktik ultra-attacking yang diberikan oleh sang pelatih Jurgen Klopp.
Ada dua faktor yang sangat mempengaruhi dalam keberhasilan taktik tersebut yaitu serangan degan tekanan tinggi dan pemain belakang yang mengitari hampir seluruh lapangan.

Pemain belakang Liverpool handal ini adalah Andew Robertson (kiri) dan Trend Alexander Arnold (kanan).
Mereka berdua mulai dari 2017 lalu menajadi bagian terpenting dalam formasi Club Liverpool.

Musim 2017-2018, Liverpool memberikan permainan dengan banyak gol dan menyusahkan lawan dengan permainan cepat mereka. Alexander dan Robertson berlari tanpa lelah selama 90 menit tanpa lelah di setiap laga pertadingan nya. Dan bisa membawa The Reds melangkah hingga ke Final Liga Champion walaupun belum berhasil menjadi Juara Champion.

Kolaborasi Alexander dan Robertson akhirnya makin mantap pada musim 2018-2019. Kali ini The Reds berhasil mendapatkan Piala olahraga sepak bola Liga Champion, tetapi gagal menjuarai Premier League yang di menangkan oleh Manchester City.

Musim itu Arnold-Roberson memberikan permainan Full-Back Modern. Arnold mencatat 12 Assist dan Robertson mencatat 11 Assist di musim tersebut.

Keunggulan dari kedua pemain belakang Liverpool ini adalah mereka sangat berani menyerang di setiap ada kesempatan dan mereka berdua mempunyai kemampuan umpan silang yang akurat dan sangat cepat.

4. Gary Neville & Denis Irwin ( Manchester United )

Berita pasangan back terbaik

Pasangan pemain belakang terbaik sepanjang sejarah yang keempat datang dari klub Inggris, Manchester United.

Denis Irwin, telah mencatatkan sebanyak 368 laga bersama Manchester United, dia memulai karir di Old Trafford pada tahun 1990 dan menjadi panutan sempurna untuk dua calon pemain belakang selanjutnya Gary Neville dan Phil Neville.

Pelatih MU saat itu adalah Sir Alex Ferguson saat itu dia melakukan transisi di tim nya dengan memasukan beberapa pemain muda pada periode tahun 1992 -1994.

Beberapa pemain terbaik tahun 92 ini perlahan menjadi starter. Salah satu nya adalah Gary Neville yang dipercaya menempati Posisi kanan belakang dan untuk belakang kiri nya di tempati oleh Denis Irwin.

Dalam beberapa kesempatan Gary memuji Irwin sebagai Pemain belakan terbaik yang pernah dimiliki si “Setan Merah” bahkan dia pun berterima kasih karena mau membimbing para pemain muda.

Yang membuat kedua pemain ini menarik adalah kekompakan nya dalam memilih momen menyerang dari sisi sayap. Keterlibatan mereka terlihat pada saat pertandingan akan berakhir, Nevile dan Irwin sama-sama bergerak cepat ke di sisi sayap.

Duet Pemaian belakang ini adalah salah satu duet tersukses dalam sejarah Premier League.
Kedua pemain ini telah memenangkan 9 gelar Premier League dimasa nya. serta menjadi bagian tim yang meraih Treble pada 1999.

3. Dani Carvajal & Marcelo ( Real Madrid )

Pasangan paling sukses ketiga datang kepada pemain Real Madrid, Carvajal dan Marcelo, mereka berdua adalah Pondasi kesuksesan Real Madrid di era modern selama satu dekade terakhir.

Trisula penyerang Real Madrid kerap mendomanasi pemberitaan di media, tetapi efektivitas klub terus datang dari kinerja kedua pemain sayap belakang ini, mereka adalah Dani Carvajal ( kanan ) dan Marcelo ( kiri ).

Marcelo sendiri bergabung di Real Madrid pada 2007 silam. Namum dia harus menunggu enam tahun menemukan pasangan di posisi belakang kanan ini. El Real akhir nya merekrut Carvajal sebelum musim 2013-2014.
Dan akhir nya kedua pemain menjadi salah satu duet maut terbaik di era modern.

Bukan suatu kebetulan juga, ketika Carvajal dan Marcelo mulai bermain bersama, Real Madrid mulai mendominasi di Eropa.
Los Blancos memborong empat dari lima titel Liga Champion antara musim 2013-2014 dan 2017-2018.

Keputusan Zinedine Zidane membebaskan Carvajal dan Marcelo melaju ke sisi nya mengangkat permainan Real Madrid ke level yang benar-benar baru.

Kepiawaian Duet Maut Marcelo dan Carvajal ini adalah segi kecepatan nya, selain itu mereka juga kuat dalam posisi bertahan ketika mendapat serangan balik, dan hebat dalam meberikan umpan matang ke kotak pinalti.
Duet maut kedua pemain ini menghasilkan lebih dari 100 assist dalam karirnya.

2. Cafu – Roberto Carlos ( Brazil )

Berita pasangan back terbaik

Selama lebih dari satu dekade Cafu dipuji sebagai pemain belakang kanan terbaik di dunia. Seringkali netizen lupa bahwa kekuatan Cafu dalam bertahan disebabkan oleh kehebatan nya dalam menyerang.

Mantan kapten Timnas Brazil ini mampu naik turun di sayap kanan sepanjang pertandingan berlangsung tanpa terlihat kelelahan.
Cafu mungkin tidak selincah dan segesit Roberto Carlos dalam mengiring bola, tapi dia terkenal karenan konsistensi nya.

Kesuksesan yang diraih Cafu diantara nya saat Timnas Brazil era 1990 – 2000. Mantan sayap belakang As Roma dan AC Milan ini menjadi bagian Timnas Brazil yang menjuarai Piala Dunia 1994, yang jelas duet nya saat ini dengan Roberto Carlos.

Roberto Carlos sendiri adalah pemain yang lebih berani mengambil resiko untuk menyerang ditambah lagi tendangan pisang nya yang benar fenomenal.

Nama Roberto Carlos ini makin berkibar setelah bergabung dengan Real Madrid tahun 1996. Dia Memenangi empat gelar La Liga dan tiga trofi Liga Champions bersama Real Madrid, ditambah lagi menjuarai Piala Dunia 2020 bersama Timnas Brazil.

1. Paolo Maldini – Mauro Tassotti (AC Milan)

Berita pasangan back terbaik

Paolo Maldini dan Mauro Tassotti, duet yang sudah mencatat 58 laga pertandingan olahraga sepak bola tanpa kekalahan pada tahun 1991-1993.
Mereka menjadi bagian tim legendaris AC Milan yang menguasai Italia dan Eropa mulai 1987 sampai 1995.

Dipimpin oleh Franco Baresi dan Paolo Maldini, tim AC Milan pada masa era 1980 – 1990 layak disebut sebagai tim terbaik di Eropa sepanjang sejarah olahraga persepak bolaan.

Mauro Tassoti bergabung di AC Milan tahun 1980 pada usia 20 tahun dan total bermain sebanyak 429 pertandingan untuk Rossoneri. Permainan memukau dan memberikan totonan sempurna dalam hal tekelan di setiap pertandingan nya.

Mantan pemain Lazio ini di pasangkan dengan Paolo Maldini muda yang bergabung di tim senior AC Milan pada musim 1984 -1985.

Duo Maldini – Tassotti dengan cepat mencuat namanya menjadi pasangan yang menakjubkan karena gaya permainan mereka yang saling melengkapi.

Pada masa nya Baresi dan Alessandro Costacurta sebagai penahan pergerakan striker lawan, sedangkan Maldini dan Tassotti ahli dalam membuat perangkap Offside.

Tassotti yang terkenal sebagai ahli dalam menekel bola, dan Maldini pakar dalam menembus permainan lawan dan mengawali serangan balik.
Kehebatan mereka berdua sangat membantu dan berperan penting di AC Milan, hingga memenangkan 17 Piala dalam delapan tahun termasuk lima gelar di Serie A dan tiga Piala Champions.

Saat ini kabar buruk pun menimpa Pemain Legendaris AC Milan, Paolo Maldini dikabarkan positif terinfeksi virus corona.