Beritatipz – Inter Milan bakal menjalankan pertandingan babak semifinal Liga Eropa 2019- 2020 dengan menghadapi wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk. Pertandingan tersebut bakal dilangsungkan pada Selasa 18 Agustus 2020 dini hari WIB.

Bek Inter Milan, Diego Godin, memperkirakan Shakhtar nerupakan rival yang gampang. Hingga dari itu dia bersama dengan rekan- rekannya serta pula pelatih sudah menekuni game Shakhtar jelang pertandingan nanti.

Di babak perempatfinal, Shakhtar alasannya memetik kemenangan telak dengan skor 4- 1 atas FC Basel. Bagi Godin, perihal itu dapat terjalin sebab Shakhtar mempunyai game yang solid.

Lini serbu Shakhtar pula dinilai lumayan tajam sebab sanggup mengkonversi banyak kesempatan yang mereka peroleh jadi berhasil. Seperti itu kenapa bagaikan seseorang bek, Godin hendak berupaya buat memutus serbuan dari Shakhtar di laga nanti.

Pemenang pertandingan tersebut telah ditunggu oleh Sevilla di babak puncak Liga Europa 2019/ 2020. Los Rojiblancos memetik kemenangan 2- 1 atas Manchester United dipertandigan tadinya.

“ Kami menyaksikan banyak video, tercantum perempatfinal mereka dengan Basel. Mereka suka memahami bola, memainkannya dengan kaki, mendesak bek sayap ke depan,” cerah Godin, semacam dikutip dari Football Italia, Senin( 17/ 8/ 2020).

“ Mereka mempunyai banyak pemain bermutu, jadi kami wajib menekan mereka serta memusnahkan sirkuit umpan mereka, kemudian kami dapat melukai mereka dengan style sepakbola kami sendiri,” lanjut bek berpaspor Uruguay tersebut.

Godin sendiri sesungguhnya mempunyai pengalaman yang hebat di ajang Liga Eropa. Karena, dia sempat menjuarai turnamen ini kala berseragam Atletico Madrid.

Kendati demikian, Godin wajib mengakui kalau metode bermain di Inter berbeda dengan dikala bersama Atletico. Dia masih wajib menguasai keinginan pelatih Inter, Antonio Conte. Maklum saja, Godin alasannya baru bergabung dengan Inter di masa panas 2019.

Inter lagi dalam performa bagus memandang pertandingan dengan Shakhtar. Regu asuhan Antonio Conte itu tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan dengan catatan 3 kali imbang serta 7 kali menang di seluruh ajang.

Dalam 5 pertandingan terakhir, Inter senantiasa menang. La Beneamata hanya kebobolan satu berhasil dalam laju bagus tersebut, terdapat 4 clean sheet yang dicatatkan.

“ Ini ialah tantangan untuk aku buat menguasai apa yang di idamkan Antonio Conte. Ini sangat berbeda dengan metode aku bermain serta bergerak sepanjang 15- 20 tahun,” beber Godin.

“ Aku wajib berganti secara mental serta pula raga, mengganti metode aku memandang sepakbola, serta aku sudah belajar banyak dari pelatih. Itu tidak gampang, tetapi saat ini aku paham apa yang di idamkan Conte dari aku,” imbuhnya.