Beritatipz – Juventus batal bertanding dengan Napoli dalam laga giornata ke-3 Serie A 2020/21 yang sedianya digelar di Allianz Stadium, Turin, pada Senin 5 Oktober 2020 dini hari, Sebab skuad I Partenopei tidak kunjung hadir di stadion.

Terungkap kemudian, seluruh skuad Napoli tengah berada di markas latihan klub sebab mengalami isolasi mandiri. Perihal itu dilakukan setelah Eljif Elmas dan Piotr Zielinski diketahui positif terpapar Covid- 19. Polemik lalu terjalin sebab kubu Napoli mengklaim dilarang bepergian oleh otoritas kesehatan lokal.

Keraguan akan kelancaran laga ini telah tercium semenjak beberapa hari lalu. Kala itu Genoa mengumumkan kalau 17 pemain mereka positif Covid- 19. Dampaknya, laga Genoa vs Torino pada akhir minggu ini juga ditunda. Perkaranya, minggu lalu Genoa berhadapan dengan Napoli yang sekarang harus melawan Juventus.

Sesuai dengan protokol yang berlaku di Serie A, tiap regu harus melaksanakan uji swab 2 hari saat sebelum pertandingan. Ketentuan laga buat dapat diselenggarakan merupakan regu mempunyai minimun 13 pemain tercantum satu kiper dalam skuad mereka.

Secara peraturan, Juventus bisa saja menang 3- 0 tanpa wajib bertanding. Asalkan, mereka muncul di stadion serta lapangan sepanjang 45 menit babak awal. Hendak namun, terdapat pula protokol yang mengendalikan kalau ketentuan dari ASL ataupun pemerintah, dapat membatalkan keputusan Liga Serie A dalam suasana pandemi.

Andrea Agnelli lantas angkat bicara mengenai hal tersebut. Pria berkebangsaan Italia itu meminta kejelasan dari pihak-pihak terkait. Sebab, protokol yang dirancang sudah cukup jelas. Kendati ada 1-2 personel klub yang dinyatakan positif Covid-19, pertandingan harus tetap berlangsung.

“Kami butuh kejelasan. Ada protokol yang sangat jelas untuk kondisi seperti ini. Situasinya cukup bisa diprediksi, bahwa akan ada 1-2 kasus Covid-19 di skuad yang akan turun. Dalam situasi itu, klub wajib mengikuti protokol yang sudah disusun,” ujar Andrea Agnelli, dikutip dari berita Football Italia, Senin (5/10/2020).

“Mereka yang positif akan menjalani isolasi mandiri di sebuah fasilitas yang disepakati dengan ASL. Itu memungkinkan kami terus berlatih dan bertanding sementara tes dilakukan secara reguler. Juventus sendiri menemukan dua kasus positif belum lama ini, tetapi kami segera masuk ke ‘gelembung’ dan siap menjalani pertandingan,” imbuh pria yang juga menjabat Presiden Asosiasi Klub-Klub Eropa.

Pria berusia 44 tahun itu menolak berkomentar apakah protokol harus diubah atau tidak. Sebab, Napoli tidak terbang ke Turin akibat rekomendasi dari ASL. Ia malah menyebut Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis seharusnya memperhatikan aturan yang sudah ada.

“Ia mengirim pesan untuk menunda pertandingan, yang mana bisa jadi sah. Namun, sudah ada peraturan yang jelas dan kami harus mematuhinya. Setiap industri memiliki aturan tersendiri dan jika kami tidak mengikutinya, maka itu bukan hanya kesalahan sebagai profesional, tetapi juga warga negara,” tutupnya.

Baca juga : hasil pertemuan Aston villa dengan Liverpool