Berita kisah hidup mark clattenburg

Beritatipz – Mark Clattenburg lahir pada 13 Maret 1975 yang saat ini sudah berusia 45 tahun, selama karir hidup nya di olahraga persepak bola dia akhir nya manjadi top wasit dunia.

Selama karir nya yang sudah seperempat abad, dia memberitakan daftar-daftar pemain terbaik dan terburuk sepanjang kiprah nya sebagai seorang hakim di lapangan hijau.

Sebagai seorang wasit Clatteburg sudah beberapa kali memimpin pertandingan penting seperti salah satu nya Final Piala Super Eropa 2014 dan Final Euro 2016.

Dia memiliki kesan baik tersendiri untuk para pemain yang sudah pernah dia pimpin di laga nya, diantara nya adalah,

Almarhum Gary Speed, dia adalah pemain pertama di awal karir Mark Clattenburg sebagai seorang wasit. Gary disebut sebagai pesebak bola yang luar biasa.

“Dia bisa mengendalikan pertandingan dari lini tengah, mencetak gol, mempertahankan tujuan nya sendiri, bermain dengan sangat antusias dan saya tidak pernah mengacungkan kartu kepada nya. Almarhum merupakan panutan untuk kita semua,” ucap Mark di Daily Mail.

Vincent Kompany dinilai sebagai pemain belakang terbaik liga Inggris di sepanjang karir Clattenburg. Pemain asal Belgia itu sering memberikan dukungan untuk wasit.

Ada satu perbincangan dengan Kompany yang selalu diingat oleh Clatterburg.
“Mark, semua pemain pernah melakukan kesalahan, anda pun pernah melakukan kesalahan, sudah lupakan saja, marilah kita melangkah maju. Biarlah dia memang orang yang seperti itu.” kata Clattenburg.

Luis Suarez adalah salah satu pemain yang pernah merasakan diadili oleh Clattenburg saat bertanding di Liga Inggris pertama pada saat masih berada di Liverpool.

Walaupun beberapa kali Suarez melakukan tindakan kontroversi, salah satu nya menggigit telinga lawan, Suarez tetap ada dalam daftar pemain terbaik nya.

“Pertandingan pertama saya dengan nya itu saat di Ajax dan dia memberikan empat gol. Saat saya pulang ke rumah saya beritakan ke teman saya. Suarez pemain hebat, dia luar biasa.” ucap Clattenburg.

Lionel Messi juga ada dalam daftar pemain olahraga sepak bola terbaik pilihan Mark. “La Pulga” membuat Clattenburg kewalahan untuk mengikuti bola karena kecepatan nya.

“Saat anda menjadi wasit, anda cenderung untuk memperhatikan bola. Dengan dia, anda akan kehilangan penglihatan bola tersebut, jadi bayangkan seperti apa situasi yang dialami para bek saat menghadapi nya.” Ujar Mark.

Cristiano Ronaldo adalah pemain terakhir terbaik dalam daftar kisah hidup Mark Clattenburg. Beberapa kali Mark mewasiti CR7 di laga-laga penting.

Contoh nya seperti Di Final Piala Eropa 2016 dan Final Liga Champion 2016, Ronaldo telah mengakat trofi tersebut.

“Saya kecewa saat dia mendapatkan cidera di awal laga final karena laga tersebut kehilangan pemain hebat,” ucap Mark.

“Tetapi, saya tak penah memperlakukan dia berbeda dari pemain lain dan saya pikir itulah mengapa kami mempunyai hubungan baik.”

“Sangat mengejutkan kalau Real Madrid sudah tidak seperti tim yang sama lagi tanpa dia. saat ini saya bertugas saat dia melangkah untuk melakukan eksekusi pinalti yang menentukan di Final Liga Champion 2016.

Baca juga, Jawal Padat yang akan dialami Liga Italia Serie A.

Berita terpanas, seputar persaingan ketat ajang Bundesliga.

Dari kisah daftar pemain terbaik versi Mark Clattenburg, ada juga daftar pemain yang menjengkelkan dalam sejarah hidup nya. Mereka adalah,

“Bellamy adalah mimpi buruk bagi wasit dan kebanyakan dari kami mengalami hal sama. Dia akan membentak dan merangkul, terus menerus akan menantang anda. Bahasa yang di ucapkan nya buruk dan kasar sekali.” Tutup Clattenburg.

Sosok Roy Keane dianggap sebagai pemain yang tak terduga dan bisa meledak-ledak kapan saja. Tetapi Mark menilai beberapa pelanggaran keras yang dilakukan Keane tersebut dilakukan secara sengaja.

“Anda tidak akan pernah tahu apakah dia akan meledak atau melakukan tindakan keras seperti menekel keras kepada Alf-Inge Haaland. Itu sungguh sangat memalukan dan pelanggaran yang sudah di rencanakan.” tutur Mark.

Mantan kiper Arsenal, Jens Lehmann juga menjadi sosok menjengkelkan yang tidak dilupakan Mark. Meski kemampuan nya yang piawai di bawah mistar gawab. Kiper Asal jerman ini mudah terpancing emosi dan secara spintanitas sering mendorong pemain lawan di area kotak pinalti.

Selanjutnya adalah mantan pemain belakang Real Madrid, Pepe. Dia masuk kedalam salah satu pemain yang tidak bisa di percaya oleh Mark.
Pemain asal Portugal ini dianggap sangat hebat dalam memprovokasi lawan nya.

“Dia adalah pemain yang tak bisa Anda percaya, Sebuah pertandingan seharus nya berjalan baik dan mulus tetapi dia bisa melakukan hal tidak terduga dan licik dalam pertandingan tersebut.” ujar Clattenburg.

Nama terakhir yang melekat di ingatan Mark Adalah John Obi Mikel. Saat itu dia bermain sebagai gelandang Chelsea.
John Obi pernah menuduh Mark dalam melakukan komentar rasial yang tetapi hasil nya tidak terbukti dalam penyelidikan FA.

“Dia tak pernah meminta maaf dan itu sangat mengecewakan karena bisa menghancurkan kehidupan saya. Itu semua meninggalkan perasaan yang buru dan masih membekas sampai saat ini,” ucap Mark Clattenburg.

Info, Pemain sepak bola Serie A yang Positif Covid-19.