Bintang layar lebar “mendadak Dangdut Dwi Sasono tiba- tiba ditangkap tanpa perlawanan. sebanyak 16 gr ganja disita dikala penggeledahan di rumah terdakwa.

Dalam penangkapan ini, ganja seberat 16 gr diamankan di kediaman Dwi Sasono di Pondok Labu, Jakarta Selatan.

penyidik menguak motif aktor Dwi Sasono memakai ganja merupakan mengisi kekosongan waktu di tengah pandemi COVID- 19, terdakwa berkata kepihak Penyidik sulit tidur sebagian bulan ini kemudian Ia menggunakan waktu melaksanakan perihal yang salah,” ucapnya.

Polisi menyebut artis Dwi Sasono( 40) sudah didampingi kuasa hukum dikala dicoba penangkapan terpaut penyalahgunaan narkoba. Lewat kuasa hukumnya, Dwi memohon direhabilitasi.

” Pengacara telah terdapat yang mendampingi, hingga hari ini memanglah telah terdapat pengajuan dari regu pengacara yang bersangkutan buat rehabilitasi. Suratnya telah kita terima,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam luncurkan di Polres Jakarta Selatan, Senin( 1/ 6/ 2020).

Baca Juga : Pandemi Corana, Awal Baru Untuk Hidup Sehat

Yusri menyebut pengajuan rehabilitasi ialah hak terdakwa. Tetapi grupnya hendak berkoordinasi dengan Tubuh Narkotika Nasional Kabupaten/ Kota( BNNK) Jakarta Selatan buat mengecek apakah terdakwa memanglah perlu dicoba rehabilitasi.

Dwi Sasono terancam hukuman 5 tahun penjara. Polisi menyebut pasal yang menjerat aktor Dwi Sasono merupakan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 111 UU Narkotika.

” Pasal yang disangkakan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 111 UU Narkotika dengan ancaman hukuman sangat pendek merupakan 5 tahun penjara,” imbuhnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus berkata penangkapan Dwi Sasono berawal dari laporan warga yang menyebut terdapat seorang bernama samaran C yang mengedarkan ganja. Dikala ini, pelakon C DPO. Dwi Sasono teratur mengenakan ganja sepanjang satu bulan terakhir.

“Sekarang kita masih mendalami kasus ini salah satu DPO inisial C. Identitas mudah-mudahan bisa dilakukan penangkapan,” sambungnya.

Dwi Sasono pada kesempatan yang sama juga mengucapkan terima kasih dan permintaan maaf terkait penangkapannya.

“Betul saya pemakai, saya ketergantungan, saya salah, saya…,” sambungnya dengan suara yang bergetar.

“Saya bukan orang jahat, saya bukan pengedar, saya bukan penipu saya bukan kriminal. Saya ingin sembuh, saya ingin segera pulang kembali ke rumah ketemu keluarga,” kata Dwi Sasono.