Beritatipz – Inkonsistensi penampilan David de Gea sebagian kali membuat Manchester United merana. Mantan penjaga gawang klub, Mark Bosnich, menganjurkan supaya merekrut Kasper Schmeichel dari Leicester City selaku pesaing utama.

Statistik David de Gea sejauh Liga Inggris 2019- 2020 memanglah agak mengkhawatirkan. Kiper berpaspor Spanyol itu memanglah hanya kebobolan 36 kali serta mencatatkan 13 cleansheet. Capaian itu cuma sanggup dikalahkan Liverpool dengan 33 kemasukan serta Ederson Moraes dari Man City dengan 16 kali tanpa kebobolan.

Walaupun begitu, David de Gea sering melaksanakan blunder tidak butuh sepanjang Liga Inggris 2019- 2020. Penjaga gawang berumur 29 tahun itu mencatatkan 3 kesalahan parah yang berujung gol lawan. Catatan tersebut terbilang sedikit namun sangat mengusik penyeimbang regu.

Mark Bosnich beberapa waktu lalu menyebut David de Gea memerlukan pesaing supaya standar permainannya tidak menyusut. Kali ini, laki- laki asal Australia itu menyodorkan nama Kasper Schmeichel selaku calon rekrutan anyar.

“ Kala ia bermain bagus, ia sebagus kiper- kiper top lain di Liga Inggris. Ia telah sempat memenangi gelar juara bersama Leicester City, pula sanggup tampak tidak berubah- ubah di tingkat internasional sepanjang sebagian waktu,” cerah Mark Bosnich, semacam dikutip Goal, Selasa( 4/ 8/ 2020).

“ Kita tidak ketahui semacam apa suasana David de Gea, namun kita amati Ole Gunnar Solskjaer mendukungnya serta mempertahankan si kiper. Masih terdapat Dean Henderson pula. Tetapi, aku pikir itu hendak jadi langkah yang bagus buat kedua belah pihak,” imbuh laki- laki berumur 48 tahun itu.

Kasper Schmeichel

Informasi statistik lagi- lagi dapat jadi acuan buat klaim tersebut. Gawang Leicester City kemasukan lebih banyak dibanding Man United pada Liga Inggris 2019- 2020, ialah 41 kali. Catatan cleansheet David de Gea serta Kasper Schmeichel lumayan berimbang, ialah 13 kali.

Dari sisi lain, kiper berkebangsaan Denmark itu lebih unggul, paling utama dalam duel hawa. Kasper Schmeichel memetik bola 14 kali di hawa, sedangkan de Gea cuma 9 kali. Duel di hawa memanglah jadi salah satu kelemahan utama eks kiper Atletico Madrid tersebut.

Nama Schmeichel memanglah tidak asing dengan Man United. Karena, bapaknya Peter Schmeichel ialah kiper legendaris Setan Merah. Kasper kecil pula mengidolasi klub yang tinggal di Old Trafford tersebut. Tetapi, dia sama sekali tidak sempat berkostum Man United semacam si bapak.

Man United sesungguhnya memiliki kiper potensial dalam diri Dean Henderson. Dia pula digadang- gadang bagaikan penerus David de Gea. Sayangnya, penjaga gawang asal Inggris itu mungkin besar hendak dipinjamkan semusim lagi buat menimba pengalaman.