Berita berkabung pemain PSIS
Read Time:1 Minute, 48 Second

Beritatipz – Salah satu bintang PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto mempunyai caranya sendiri saat menghilangkan kejenuhan pasca karantina mandiri dia rumah nya.

Sang Striker tajam ini memilih menjalani keseharian dengan santai mendengarkan lagu dari salah satu penyanyi legendaris indonesia, Didi Kempot.

Menurut Hari Nur sendiri, alasan dia memilih musik karya dari Didi Kempot ini dia sudah lama mengidolakan nya, dan saat mendengarkan musik tersebut terkadang membuat dirinya lebih tenang.

“Karena saya berasal dari Jawa, makanya saya suka nya lagu-lagu karya Didi Kempot, apalah itu nama genre nya dangdut koplo mungkin,” Ucap Hari Nur yang tidak malu merasa dirinya menjadi bagian Sobat Ambyar (Sebutan kepada penggemar Didi Kempot).

Mesin pencetak Gol sepanjang masa PSIS ini mengaku, memang saya tidak memiliki kemampuan khusus dalam memainkan alat musik.

Tetapi dirinya mengatakan kalau dia seorang pencinta musik sejati.
“Kalau saya main alat musik belum bisa, jadi penikmat musik nya saja tidak masalah lah” ujarnya.

Hari Nur saat ini berada di kediaman nya, di Sukorejo Jawa Tengah hanya menghabiskan waktu dan hari-hari nya dengan mendengarkan musik, berkumpul dengan keluarga, dikarenakan tim PSIS Semarang diliburkan masa latihan nya.

Sampai saat ini, ia mengaku belum mendapatkan berita terbaru kapan akan memulai kembali latihan nya bersama tim.
Yang pasti, masih sama seperti pemberitaan di awal saja, tim di liburkan selama dua pekan ke depan terhitung mulai 23 Maret 2020 lalu.

Didi Kempot, Penyanyi kondang campursari asal kota solo ini, diberitakan meninggal dunia pada Selasa(5 Mei 2020) Pada Pukul 07.45 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

The Godfather of Broken Heart ini adalah julukan untuk sang penyanyi kondang ini, menutup usia di umur 53 tahun datang ke RS Kasih Ibu Solo Pada Jam 07.25 WIB.

Assisten Manajer Humas RS Kasih Ibu Solo, Dr. Divan Fernandes, mengutarakan Didi Kempot sampai di RS tersebut pada jam 07.25 WIB dalam kondisi Jantung henti jantung.

Menurut Dr.Divan, pihak RS sudah melakukan berbagai cara upaya pertolongan dan langsung di bawa ke Ruangan IGD dalam kondisi yang sudah henti jantung.

Kami sudah melakukan pertolongan semaksimal mungkin, tapi kondisi yang tidak tertolong lagi, Almarhum dinyatakan meninggal dunia pada jam 07.45 WIB. Ujar Dr. Divan.

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %